Langsung ke konten utama

KANGEN DEPI

Sebelum membaca postingan saya ini, harap jangan membayangkan saya lebai. ini asli lho :D

Sekarang, gue lagi dengerin lagunya Howl - For A Year

Ya Tuhan, gue langsung inget depi ( adik gue yang tersayang satu-satunya  )
Dulu, dia bilang gini ke gue,

"Ta, dengerin lagu ini deh, sedih banget tau"

Gue yang waktu itu lagi males, bad mood, geu bilang gini ke dia

"Ah lu mah semua lagu dibilang gitu semua, melankolis amat dah pi, kebanyakan nonton film korea tuh"

Dia cuma jawab

"yaudah kalau ga mau denger" dan langsung pergi.

gue ngetik ini sampe nangis. astaga segitu kangennya gue sama ade gue ini.
banyak banget cerita sama dia yang bikin gue sedih. contoh kecil aja pas mau  berangkat ke gereja bareng-bareng. gue kalau kegereja itu naik si biru ( motor Vega R gue yang biru ) bareng sama ade gue sama dea silalahi. Nah gue itu kalau yang namanya udah ketemu aspal, pengennya ya gitu, hahahaha

Disitu depi selalu ngingetin gue
"Jangan ngebut ta"
" Ta awas ada truk gede noh di depan, awas lu jangan nyalip"
" Ta sakit gue jangan ngebut ah"
" Dalam Nama Tuhan Yesus" ( Setiap mau berangkat naik motor )

miss bangetlah pokoknya moment2 gu sama ade gue itu :)

moment berantem, nyanyi di kamar mandi bareng, makan indomie bareng, nonton korea bareng, rebutan baca novel baru, ngaterin dia kesekolah, nganterin les, jemput les, kegereja bareng, ngerjain dia, tidur bareng, makan nasi uduk+ayam goreng bareng mama sama bapa kalau malem-malem. kan nyookap suka pulang malem tuh kalau dinas siang, jemput mama ke fatmawati bareng bapa naik mobil, jalan-jalan cari buku, naik pusaka bareng kalau ke gramed, gue yang sering mual2 kalau di pusaka hahahaha, dia yang nenangin.


Tuhan, jaga adik manisku ini disana
Dia yang suka banget sama nama "Dandeliyan"
Suka banget sama film korean dan artis-artisnya
Yang hobi banget ngegambar
Namanya


DEVI EUNIKE TARIGAN






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berubah :)

perubahan. itu selalu terjadi. perubahan. itu selalu ada. perubahan. pasti pernah dialami oleh setiap orang. perubahan. selalu membuat perbedaan. perubahan. bisa dibilang dia abadi. setiap saat pasti ada perubahan :) perubahan. belum tentu baik bagi semua orang, namun baik bagi sebagian orang :) perubahan. kadang membawa kita kedalam pilihan yang sulit. perubahan. kadang mencerminkan siapa diri kita sesungguhnya dihadapan orang. perubahan. kadang menjadi satu 'topeng' bagi sebagian orang yang mengakui dirinya. perubahan. mau ga mau, itu pasti dan harus terjadi. perubahan. ga bisa di elakkan. perubahan. perubahan perubahan perubahan manusia boleh berubah namun tidak hati nuraninya :) namun tidak kata hatinya :) berubahlah, namun jangan sampai menyakiti hati orang lain yang tak sanggup melihat perubahan yang kau buat itu :) GYT :)

Ketika tuts berdansa #4

2 tahun pun berlalu, kini denia telah berusia 14 tahun.  Tak terasa ia sudah berada di kelas 2 smp. Satrio Wima, atau yang akrab dipanggil satrio, ternyata adalah kaka kelas denia. Ia baru mengetahui hal tersebut ketika teman sebangkunya, Risa memberi tau bahwa ada anak basket baru di tim basket sekolah mereka. Dan benar ! Satrio yang notabene murid pindahan itu adalah orang yang dimaksud oleh Risa. Tak terasa, pelajaran pak sasoko sudah berlalu selama 2 jam!  Hal ini membuat denia dan semua anak kelas 8.1 ini pun lapar tak karuan ! Jam istirahat mereka terpakai dengan jam pelajaran mata pelajaran ips. "Huh jadi ga istirahat kan den !" keluh Risa. "Ya maklum aja lah ris, Mata pelajaran itu kan memang banyak teorinya. Nah kau bayangkan saja, tak mungkin dia menjelaskannya hanya dengan waktu 1 setengah jam. Kita kan sering datang telat". Memang, karna pelajaran olahraga pelajaran pertama, maka anak-anak harus mengganti pakaiannya terlebih dahulu sebelum mengiku...

Ketika tuts bedansa #2

 Dan supir truk itu tidak menyadari akan keberadaan bang madin dan denia ! "DENIAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!!!" . Teriakan itu membuat pak yanto kaget, dan terbangun dari tidurnya. "Ibu kenapa ? Mimpi buruk lagi bu ?" tanya pak yanto. "Ibu mimpi denia kecelakaan pak" dengan menangis kecil. "Ibu takut denia pergi meninggalkan kita lagi pak". Denia yang notabene anak semata wayang ini, dulu ketika berumur 3 tahun pernah diculik oleh segerombolan penculik, yang meminta uang tebusan sebesar, 30 juta rupiah. Pak yanto pun lantas melaporkan ke polisi. Denia yang disekap digudang terpencil ditengah hutan, akhirnya ditemukan juga oleh para polisi. Denia pun hanya bisa menangis ketika pisau nan tajam itu mengenai dahinya, membuat lukanya membekas hingga saat ini. Hingga polisi melepas tembakkannya ke pelaku, dan denia pun selamat dari dekapan penculik.  Ibu dan ayah denia dengan perasaan haru dan lega, membawa kembali denia pulang kerumah. "Sudah...