"Satrio ini gue eva !!"
Satrio pun diam sejenak, dia terus berfikir hingga akhirnya kepalanya sangat pusing. Ia menyuruh eva pergi tetapi tetap saja eva menolak.
"Gue bilang pergi ya pergi ! Apa mau gue panggil suster dan bilang lo udah ganggu istirahat gue?"
Eva terisak. Hatinya begitu perih. Ia lari keluar ruangan perawatan itu.
"Dasar orang aneh ! Sok-sok kenal nama gue lagi, jangan-jangan itu orang gila". batin Satrio
Tak lama kemudian, orang tua satrio datang dengan putri, adik satrio.
"Kamu ini kenapa toh nduk, mbok ya kalau bawa kendaraan itu hati-hati".
"Satrio udah hati-hati kok bu, emang mobilnya aja yang kurang ajar. Oh iya bu, tadi ada anak perempuan. Ngakunya sih namanya Eva, ibu kenal?
Satrio pun diam sejenak, dia terus berfikir hingga akhirnya kepalanya sangat pusing. Ia menyuruh eva pergi tetapi tetap saja eva menolak.
"Gue bilang pergi ya pergi ! Apa mau gue panggil suster dan bilang lo udah ganggu istirahat gue?"
Eva terisak. Hatinya begitu perih. Ia lari keluar ruangan perawatan itu.
"Dasar orang aneh ! Sok-sok kenal nama gue lagi, jangan-jangan itu orang gila". batin Satrio
Tak lama kemudian, orang tua satrio datang dengan putri, adik satrio.
"Kamu ini kenapa toh nduk, mbok ya kalau bawa kendaraan itu hati-hati".
"Satrio udah hati-hati kok bu, emang mobilnya aja yang kurang ajar. Oh iya bu, tadi ada anak perempuan. Ngakunya sih namanya Eva, ibu kenal?
Komentar
Posting Komentar