Langsung ke konten utama

Ketika tuts berdansa #11

"Satrio ini gue eva !!"
Satrio pun diam sejenak, dia terus berfikir hingga akhirnya kepalanya sangat pusing. Ia menyuruh eva pergi tetapi tetap saja eva menolak.
 "Gue bilang pergi ya pergi ! Apa mau gue panggil suster dan bilang lo udah ganggu istirahat gue?"
 Eva terisak.  Hatinya begitu perih. Ia lari keluar ruangan perawatan itu.

"Dasar orang aneh ! Sok-sok kenal nama gue lagi, jangan-jangan itu orang gila". batin Satrio

Tak lama kemudian, orang tua satrio datang dengan putri, adik satrio.
"Kamu ini kenapa toh nduk, mbok ya kalau bawa kendaraan itu hati-hati".

"Satrio udah hati-hati kok bu, emang mobilnya aja yang kurang ajar. Oh iya bu, tadi ada anak perempuan. Ngakunya sih namanya Eva, ibu kenal?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

jagalah perkataanmu

huft..... entah kenapa karna sebuah kata seseorang bisa terluka.. hmmm ternyata bukan hanya benda tajam yang bisa melukai hati seseorang, tetapi juga perkataan. aku akui akupun masih labil dalam menjaga kata-kata yang keluar dari mulutku. tapi ini menjadi pelajaran aja bagi kita, bahwa ga semua kata-kata yang kita ucapkan itu bisa diterima baik oleh orang lain.  sekali lagi, aku bukan sok menggurui, tapi kita sama-sama belajar. 😖😖😖 sakit lho kalau disakiti dengan kata-kata

Ketika tuts berdansa #4

2 tahun pun berlalu, kini denia telah berusia 14 tahun.  Tak terasa ia sudah berada di kelas 2 smp. Satrio Wima, atau yang akrab dipanggil satrio, ternyata adalah kaka kelas denia. Ia baru mengetahui hal tersebut ketika teman sebangkunya, Risa memberi tau bahwa ada anak basket baru di tim basket sekolah mereka. Dan benar ! Satrio yang notabene murid pindahan itu adalah orang yang dimaksud oleh Risa. Tak terasa, pelajaran pak sasoko sudah berlalu selama 2 jam!  Hal ini membuat denia dan semua anak kelas 8.1 ini pun lapar tak karuan ! Jam istirahat mereka terpakai dengan jam pelajaran mata pelajaran ips. "Huh jadi ga istirahat kan den !" keluh Risa. "Ya maklum aja lah ris, Mata pelajaran itu kan memang banyak teorinya. Nah kau bayangkan saja, tak mungkin dia menjelaskannya hanya dengan waktu 1 setengah jam. Kita kan sering datang telat". Memang, karna pelajaran olahraga pelajaran pertama, maka anak-anak harus mengganti pakaiannya terlebih dahulu sebelum mengiku...